Mengenal Pompa Hidrolik jenis Gear pump dan Cara kerjanya

Gear pump

Gear pump terdiri dari seal retainer (1), seals (2), seal back up (3), isolation plate (4), drive gear (6), spacer (5), idler gear (7), balance plate (11) pada kedua ujung dari pump. Bearing letaknya di dalam housing dan flange letaknya di ujung dari gear untuk menahan gear saat shaft berputar.

Gear pump adalah positive displacement pump. Jumlah aliran oli yang mengalir tiap putaran adalah sama dengan putaran input shaft. Aliran oli akan dikontrol dengan cara perubahan kecepatan putar dari pump. Maksimum tekanan dalam tipe gear pump rata–rata adalah 4000 psi. Tekanan dibatasi karena di dalam sistem hydraulic terjadi ketidakseimbangan dalam bentuk gear pump. Ketidakseimbangan akan menghasilkan beban hanya pada sebelah pump, sehingga hambatan pada shaft oleh bearing dan gear teeth kontak ke housing. Gear pump dalam menjaga volumetric eficiency sampai 90 % ketika tekanan yang bekerja di bawah dari maksimum operasi range.

Gear pump flow

Gear pump flow

Besarnya aliran dari gear pump diartikan oleh dalamnya teeth dan lebarnya gear. Gear pump umumnya standar untuk dalam teethnya dan jarak dari tengah pump adalah (1.6”, 2.0”, 2.5”, 3.0”, dan lain-lain) antara gear shaft. Dengan standar dari dalamnya teeth dan tengahnya, perbedaan aliran setiap radius pump diartikan oleh lebarnya teeth.

Saat pump berputar, oli akan mengalir melalui gear teeth dan housing dari inlet ke outlet pump. Arah dari putaran gear akan mempengaruhi dari pada lokasi saluran inlet dan outlet. Arah putaran dari gear penggerak akan mengalirkan oli pada bagian luar dari gear dari inlet ke outlet pump. Hal ini akan terjadi pada gear pump dan motor gear. Umumnya pump ini mempunyai saluran inlet yang lebih besar dibanding outlet. Pada Bi-directionel pump saluran inlet dan  outlet sama ukurannya.

Gear pump force

Gear pump force

Aliran outlet dari pump gear dihasilkan dengan cara menekan oli keluar gear teeth sampai ke saluran outlet pump. Hambatan dari aliran oli akan menghasilkan tekanan. Ketidakseimbangan antar saluran inlet yang tekanannya rendah dan saluran outlet yang tekanannya tinggi.  Tekanan yang tinggi akan menekan dari gear ke arah housing saluran inlet. Bearing shaft akan menahan gerakan ini supaya tidak terjadi keausan yang berlebihan dalam satu sisi. Pada bagian pump yang tekanannya tinggi, shaft gearnya berbentuk tirus dari bagian luar bearing ke gearnya. Hal ini akan menyebabkan kontak yang banyak antara shaft dan bearing supaya shaft tidak bengkok saat mengalami tekanan yang tinggi.

Tekanan oli juga mengalir antara area sekitar seal dari pressure balance plate, housing dan dudukan seal bagian ujung dari gear. Ukuran dari seal antara pressure balance plate dan housing adalah membatasi jumlah tenaga yang mendorong plate melawan dari ujung gear

Pressure balance plate

Pressure balance plate

Ada dua tipe pressure balance plate yang digunakan gear pump. Model yang baru (1) berupa plate lurus. Tipe ini menggunakan isolasi plate, untuk back up dari seal, bentuk dari sealnya seperti angka 3 dan seal retainer. Tipe yang lama (2) mempunyai alur pada permukaannya seperti angka 3 yang memotong sampai ke belakang dan tebal dari tipe yang baru. Kedua perbedaan tipe dari seal digunakan dengan mengunakan satu tipe pressure balance plate.

Gear pump dengan pocket

Gear pump with pocket

Gear pump yang digunakan di machine pada housingnya mempunyai pocket gear yang berbentuk radius bagian pocket wall sampai bagian bawah dari pocket. Isolasi plate atau pressure balance model lama menggunakan ini harus mempunyai chamfered atau tirus pada bagian ujung dari gear supaya kontaknya penuh terhadap bagian bawah pocket.

Dengan menggunakan sharp edge isolation plate, sharp edge seal retainer atau sharp edge pressure balance pada housing pocket akan menekan pressure balance plate melawan ujung dari gear dan menyebabkan rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: