Mengenal Pompa Hidrolik jenis Vane pump dan Cara Kerjanya

Vane pump adalah positif displacement pump. Output pump dapat berupa fixed atau variable.

Vane pump

Fixed dan variable vane pump menggunakan jenis part yang umum digunakan dalam pump. Setiap pump mempunyai housing (1), catridge (2), mounting plate (3), mounting plate seal (4), catridge seal (5), catridge baack up ring (6), snap ring (7), dan input shaft serta bearing (8). Catridge termasuk support plate (9), ring (10), flex plate (11), sloter rotor (12), dan vane (13).

Sloter rotor diputar oleh input shaft. Vane bergerak keluar dan masuk dalam slot rotor dan seal pada outer tip melawan cam ring. Di dalam fixed pump displacement ring adalah berbentuk bulat panjang. Flex plate seal letaknya di sebelah rotor dan ujung dari pada vane. Dalam pompa yang dibuat untuk tekanan rendah, support plate dan housing seal di samping rotating rotor dan ujung dari vane. Support plate digunakan untuk mengalirkan oli langsung ke saluran dalam housing. Housing berguna juga untuk mendukung part yang lainnya dari vane pump, mengalirkan oli masuk dan mengalirkan oli keluar dari vane pump.

Vane

Vane

Vane sebenarnya ditahan, dan melawan ring karena gaya centrifugal yang ditimbulkan oleh putaran dari rotor. Jika aliran flow naik, pressure akan naik juga karena hambatan aliran yang mengalir menuju saluran bagian bawah dari vane (1). Tekanan oli bagian bawah dari vane  akan  menjaga  vane  tip  tertekan  melawan  cam  ring  sampai  seal.  Untuk  mencegah  vane tekanan balik dari cam ring terlalu keras, vane dibuat miring supaya balancing tekanan melewati outer end.

Flex plate

Flex plate

Tekanan oli juga mengalir antara flex plate dan support plate ke seal dari rotor dan terakhir sampai vane. Ukuran dari seal antara flex plate dan support plate adalah berfungsi untuk mengontrol tenaga yang menekan flex plate melawan bagian samping rotor dan ujung dari vane. Bentuk seal harus lonjong supaya mendorong plate dengan o-ring seal yang bulat dalam pocket dan bagian flat plastic melawan plate.

Vane pump operation

Vane pump operation

Ketika rotor berputar di dalam cam ring, vane bergerak keluar dan masuk pada slot rotor untuk menjaga kebocoran pada cam ring. Ketika vane bergerak keluar pada slot rotor, volume antara vane berbeda. Perbedaan jarak antara cam ring dan rotor menyebabkan kenaikan volume. Kenaikan volume ini akan menyebabkan kevakuman pada saluran inlet, sehingga oli akan terdorong ke dalam ruang antara vane dan atmospheric atau tekanan oli tank. Pada saat rotor terus berputar, perbedaan jarak antara cam dan rotor menyebabkan penurunan volume oli. Oli tertekan keluar oleh rotor dan mengalir ke saluran outlet dari pump

Balanced vane pump

Balanced vane pump

Balanced vane pump mempunyai ring yang eliptical. Bentuk ini akan menghasilkan perbedaan antara rotor dan cam ring, naik atau turun dua kali setiap putaran.

Dua inlet (1) dan dua outlet (2) letaknya berlawanan supaya gaya yang melawan dari rotor menjadi balance. Bentuk ini tidak memerlukan bearing dan housing yang besar. Tekanan maksimum yang diijinkan sampai 4000 psi. Vane pump yang digunakan dalam machine umumnya tekanannya 3300 psi atau di bawahnya.

Dua inlet (1) dan dua outlet (2) letaknya berlawanan supaya gaya yang melawan dari rotor menjadi balance. Bentuk ini tidak memerlukan bearing dan housing yang besar. Tekanan maksimum yang diijinkan sampai 4000 psi. Vane pump yang digunakan dalam machine umumnya tekanannya 3300 psi atau di bawahnya.

Variable vane pump

Variable vane pump

Variable vane pump dikontrol dengan cara menggerakkan round ring dan mempertahankan tengah-tengah dari rotor. Variable vane pump jarang digunakan di aplikasi machine hydraulic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: