CARA KERJA VARIABLE CAPACITY TORQUE CONVERTER

Variable capacity torque converter memungkinkan operator membatasi jumlah kenaikan torsi didalam torque converter sehingga dapat mengurangi slip pada roda-roda dan mengalihkan tenaga engine untuk sistem hidrolik. Komponen utama dari VCTC adalah inner impeller, outer impeller, impeller clutch, turbine, dan stator.

KEUNTUNGAN VARIABLE CAPACITY TORQUE CONVERTER

  • Menurunkan slip pada roda
  • Mengurangi keausan pada ban
  • Meningkatkan ketersediaan tenaga engine untuk system hidrolik

Beberapa Wheel Loader menengah dan Wheel Tractor Scraper dilengkapi dengan variable capacity torque converter.

KONSTRUKSI VCTC

Gambar 1 – Variable Capacity Torque converter

Variable capacity torque conventer memiliki dua buah impeller, yaitu inner impeller dan outer impeller. Sebuah sentrifugal valve terpasang pada rotating housing.

Pada dasarnya komponen inner impeller, turbine dan stator memiliki fungsi yang sama dengan torque converter konvensional. Letak perbedaan mendasarnya ada pada komponen outer impeller, impeller ini terpisah sehingga dapat memberikan fungsi pengaturan tingkat torsi yang flexible.

OPERASI KERJA VCTC

Gambar 2 – Variable Capacity Torque converter

Outer impeller merupakan impeller kedua didalam torque converter. Outer impeller akan berputar bersama converter housing apabila terjadi kenaikan tekanan oli didalam clutch piston. Kenaikan oli didalam clutch piston untuk mengaktifkan clutch pack. Saat tekanan maksimal telah mengaktifkan clutch, outer impeller berputar bersama-sama dengan inner impeller

Saat terjadi penurunan tekanan, clutch akan mengalami slip sehingga outer impeller berputar dengan kecepatan yang lebih lambat dan akhirnya kapasitas torsi yang dihasilkan converter menjadi berkurang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: