Engine Shutdown System

Ground Level Shutdown Switch

Switch ini memberikan sinyal ke ECM untuk memutus aliran listrik ke injector, sehingga memungkinkan engine bisa di crank tanpa starting untuk keperluan maintenance.

Ground Level Shutdown switch terhubung ke ECM melalui machine and engine wiring harness. Sirkuit ini bekerja dengan mengroundkan satu dari dua wire. Dengan membalik status dari wires ini, engine juga akan bisa running atau shutdown. Jika switch-nya di operasikan, perlu kembali untuk mereset systemnya. Putar key start switch pada posisi off paling tidak 5 detik sebelum mencoba men-start kembali. Sebaliknya, engine akan bisa crank tetapi tidak bisa start. Tidak semua machine mempunyai fitur seperti ini.

User Defined Shutdown Circuit

User Defined Shutdown bisa digunakan oleh customer untuk memasang peralatan yang lainnya seperti
fire suspression system ke ECM untuk mematikan engine. Pada saat shutdown input di ground-kan selama 1 detik, maka engine akan mati. Input-nya sendiri harus mempunyai pull down voltage sebesar 0.5 volts sebelum ECM mengenali shutdown signal.

Operation dari User Defined Shutdown akan di logged sebagai sebuah event dan dapat dilihat pada ET
status screen. Fitur ini diprogram untuk berfungsi hanya saat kondisi berikut ini (untuk alasan safety):

  1. Parking Brake ENGAGED
  2. Transmission NEUTRAL
  3. Machine Ground Speed ZERO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: