Mengenal apa itu EROSI KAVITASI serta penyebabnya

Erosi kavitasi

Erosi kavitasi terjadi ketika gelembung udara terpecah membentur lapisan logam. Semua cairan mengandung larutan gas dimana membentuk gelembung (bubble) di dalam daerah yang bertekanan rendah dan pada kondisi system yang tidak normal dapat menimbulkan tambahan gelembung-gelembung udara yang lain.

Ketika gelembung-gelembung ini memasuki daerah bertekanan tinggi, mereka pecah (meledak menuju ke dalam) mengirim sebuah “pancaran” cairan membentur permukaan logam dengan kecepatan supersonic.

Keretakan kecil kadang-kadang terjadi dan bergabung sampai sebagian kecil partikel logam terlepas dan mengakibatkan lubang pada komponen.

Gelembung – gelembung udara (Bubble) dapat terbentuk pada kondisi di bawah ini:

  • Ketika cairan mencapai titik didihnya
  • Ketika cairan bergerak dengan cepat melewati lubang (prinsip Bernoulli)
  • Ketika komponen bergerak di dalam sebuah cairan menghasilkan area bertekanan rendah (contoh: liner vibration)
  • Ketika pressure static system rendah (radiator cap rusak, beroperasi pada dataran tinggi)
  • Ketika hambatan pada saluran masuk menyebabkan kavitasi pompa fluida
  • Ketika adanya kebocoran pada suction line menimbulkan gelembung udara
  • Ketika level cairan rendah menyebabkan cairan kemasukan udara

Beberapa kondisi tersebut normal terjadi pada engine dan terkadang terjadi bersamaan. Selama siklus pembakaran, cylinder liner secara konstan mengembang dan menyusut.

Pada saat menyusut, kekosongan ruang terjadi pada sekitar dinding liner menyebabkan tekanan coolant turun. Tekanan yang rendah ini menyebabkan coolant mendidih, membentuk gelembung (bubble).

Pada sistem pendingin, conditioner digunakan untuk membentuk lapisan pelindung yang melindungi komponen logam dari gelembung – gelembung (bubble).

Liner

Pitted yang dalam pada permukaan liner ini adalah akibat dari erosi kavitasi. Kerusakan terkumpul pada satu area dari dinding liner saja. Fakta pada saat pembongkaran menyatakan bahwa area yang rusak terletak antara dua liner.

Housing

Aluminium housing pada sistem pendingin dapat dirusak oleh erosi kavitasi, khususnya jika terdapat hambatan pada saluran isap/masuk yang mengakibatkan tekanan rendah dan berikutnya menyebabkan kavitasi fluida pada impeller pompa.

Gelembung (bubble) yang terbentuk pada sisi low pressure (suction/isap) akan pecah pada sisi high pressure (discharge/pengeluaran).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: