Fuel System Bulldozer Caterpillar D8R

Cat D8R Fuel System

Skematik ini menampilkan komponen fuel system : fuel tank, shutoff valve, fuel tank drain valve, fuel return line, primary fuel filter, primming pump dan check valves, transfer pump, secondary filter, constant bleed valve, fuel pump dan governor, serta satu dari  fuel injector nozles.

Fuel transfer pump memindahkan fuel dari tangki ke fuel injection pump. Bypass valve pada transfer pump menjaga pressure suplai injection pump pada 170-280 kPa (25 – 40 psi). constant bleed valve , di tempatkan di elbow yang pasang pada fuel fump body, kira-kira  kembali 34 liter (9 gal) /jam dari fuel dan udara ke tangki. Aliran ini membantu menjaga bahan bakar dingin dan bebas dari udara. Fuel pump group mengukur fuel yang berisi 6 individual of injection pump (plunger) menaikkan pressure  fuel ke 6900 kPa (1000 psi). pressure fuel yang  tinggi ini mengalir melalui steel lines ke direct injection fuel nozzles, yang menyemprotkan campuran fuel yang bagus ke dalam combustion chambers

Fuel tank D8R (1) berada dibelakang machine dibelakang operator station. Strainer (tidak di tampilkan) pada fuel fill tube menjaga fuel tank dari kotoran luar selama pengisian. Vented cap (2) mencegah pressure build up pada fuel tank dan juga mencegah mendinginnya fuel menjadikan fuel tank vakum. Fuel tank di design dengan lekukan (5) pada tengah atas untuk meningkatkan pandangan operator dari pengoperasian attachment belakang. Kapasitas fuel tank kira-kira 625 liters (165 gal).

Electrical fuel level sender (3) di tempatkan di bagian atas tengah. Sender menyediakan sebuah signal ke fuel level gauge pada dashboard. Jika dash gauge tidak berfungsi , operator dapat melihat bagian atas sender untuk menentukan level fuel tank. 2G9000 fast fill fuel adaptor (4) di tempatkan pada bagian kiri tangki yang mengizinkan fuel menuju ke tangki secara cepat untuk pengisian tercepat dan downtime pengisian fuel pendek.untuk menghubungkan ke adaptor, gunakan 4C6717 nozzle yang tersedia di Caterpillar part system.

Aliran fuel dari tangki ke engine fuel system dapat di matikan menggeser red valve handle (1) kebawah. Kembalinya fuel dari fuel system yang masuk ke bawah tangki melalui hose tengah (2). Untuk menguras endapan dan penumpukan uap air Dari bawah tangki ke wadah yang sesuai, buka drain valve (3) sampai jelas bersihnya dari endapan.

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, fuel tank (1) di lengkapi dengan electrical fuel lever sender (2) di tempatkan langsung di belakang operator di atas fuel tank. Sender menggunakan plastic float (3) yang bergeser ke atas dan bawah berputar pada rod (4) sebagai perubahan tingkat fuel. Putaran rod mengirim electrical signal ke dash gauge (5) dan pada waktu yang sama mechanical indicator di atas sender memperlihatkan kira-kira level fuel di tangki.

Fuel pump dan governor group berada di sisi kiri engine (1). Primary fuel filter dan primming pump (2) dan secondary fuel filter (4) di tempatkan di bagian kiri engine di belakang akses pintu. Fuel heater (3) dan menggunakan engine coolant adalah pilihan untuk memanaskan diesel fuel. Fuel transfer pump ( 5& 7 ) mentransfer fuel dari tangki, melalui primary fuel filter  ke secondary fuel filter. Setelah fuel di saring, fuel langsung ke fuel housing. Fuel transfer pump berada di depan bawah fuel housing dan di gerakkan oleh fuel injection pump camshaft. Fuel ratio control (6) membatasi jumlah fuel yang ke cylinder selama engine speed di naikkan (akselerasi) untuk mengurangi exhaust smoke .Bita diadjust dengan benar akan meminimalkan jumlah jelaga di engine. Fuel ratio control mempunyai tamper resistant bolts (segel) yang terputus ketika fuel ratio control di ganti. Adjustment dan perbaikan harus di lakukan oleh mempunyai authorizedpersonel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: