Mengenal fungsi dan cara kerja Water Pump

Water pump

Water pump yang terpasang pada diesel engine adalah jenis centrifugal pump. Impeller berbentuk kipas yang akan menghasilkan area bertekanan rendah pada bagian tengan hub ketika impeller berputar.

1. Curved Blades 4. Input Shaft
2. Impeller 5. Center of Housing
3. Housing and Outlet    

Water pump biasanya terpasang pada bagian depan dari cylinder block. Water pump terdiri dari sebuah housing dengan saluran inlet dan outlet.

Ketika impeller berputar, coolant terhisap masuk ke bagian inlet dari pompa (pada bagian tengah shaft (4) dari pompa), menuju blade (1) dan terlempar keluar oleh gaya sentrifugal (3) dan didorong menuju outlet pompa (3) kemudian menuju cylinder block.

Saluran inlet pompa terhubung dengan sebuah hose ke bagian bawah dari radiator, dan coolant dari radiator masuk menuju pompa menggantikan coolant yang didorong ke sisi outlet. Shaft  yang mengikat impeller menggunakan bearing. Oleh karena itu shaft tersebut membutuhkan pelumasan oli engine. Drive shaft mungkin terpasang dengan Vee Belt atau secara langsung digerakkan oleh timing gear.

Sebuah spring loaded khusus, carbon faced seal (terpasang antara impeller dan housing) digunakan untuk mencegah coolant bocor. Water pump memiliki sebuah lubang pada shaft housing (secara umum pada bagian belakang pompa) yang membiarkan kebocoran coolant mengalir ke bagian luar jika carbon face seal rusak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: