INSPEKSI TURBOCHARGER

Penanganan yang kelilru terhadap part selama pembongkaran dan perangkaian dapat menyebabkan kegagalan di masa yang akan datang pada turbocharger.

Periksa part dari cacat untuk memastikan bahwa part dapat digunakan kembali.

Gunakan cairan pelarut karbon heavy duty, Magnus 763NF atau larutan serupa, untuk melepas karbon dari part. Tangki pembersih yang kecil, tertutup yang bisa mengaduk serta cairan pelarut akan memberikan hasil terbaik. Setelah karbon dilepaskan, gunakan sikat bulu yang keras dan hilangkan semua partikel kotoran. Bersihkan semua jalur yang dilubangi dengan udara bertekanan.

CATATAN:

Jangan gunakan larutan asam, sikat kawat, atau wire wheel untuk melepas tumpukan karbon dari part turbocharger manapun.

Beberapa part dengan tumpukan karbon yang sukar dilepas dengan cairan pelarut dapat dibersihkan dengan glass bead. Gunakan glass bead  hingga 50 micron (ukuran 10) dengan tekanan udara 80 hingga 90 psi (550 hingga 620 kPa). Tidak boleh terdapat aluminium oksida di dalam glass bead.

Beberapa part turbocharger di-polish dengan 6V0083 (Grade 4/0) Emery Polishing Paper. Part turbocharger yang dibersihkan dengan glass bead atau di-polish dengan emery polishing paper harus dibersihkansebelum dirangkai ulang.

Berikan oli pada part yang sudah bersih untuk mencegah karat.

Turbine wheel dan Shaft Assembly

Gunakan selotip sebagai perlindungan terhadap shaft dan bearing journal saat melakukan glass bead.

CATATAN:

Jangan biarkan glass bead mengenai bearing journal.

Tumpukan karbon harus dihilangkan dari groove seal ring sebelum memeriksa clearance sisi seal ring. Tumpukan karbon yang sukar dihilangkan dengan sikat bulu yang keras dapat dihilangkan dengan potongan logam oil seal ring atau glass bead. Setelah karbon dihilangkan dari groove seal ring, polish dengan ringan sisi dinding groove dengan 6V0083 Emery Polishing Paper.

Lacquer dan tumpukan karbon yang tidak bisa dihilangkan dari shaft dengan bahan pelarut karbon heavy duty dan sikat bulu dapat dihilangkan dengan Scotch-Brite General Purpose Pad No. 7447 (Type A, sangat halus) keluaran 3M. Sebelum Scotch-Brite Pad digunakan, lapisi permukaan shaft dengan oli bersih. Untuk hasil terbaik dengan Scotch-Brite Pad, putar wheel dan shaft assembly pada mesin bubut.

Setelah wheel dan shaft assembly dibersihkan, bersihkan secara menyeluruh dengan udara bersih yang tidak lembab. Berikan lapisan tipis oli pada permukaan bearing jorunal dan seal untuk mencegah karat dan korosi.

Compressor wheel

CATATAN: Jangan gunakan glass bead pada bore compressor wheel atau permukaan dudukan nut di sekeliling bore. Gunakan selotip atau plug untuk melindungi area ini selama membersihkan dengan glass bead. Cuci compressor wheel secara menyeluruh di cairan pelarut setelah dibersihkan dengan glass bead.

Centre Housing

Jika prosedur glass bead digunakan untuk membersihkan centre housing (Gambar 95), gunakan plug yang masuk sepanjang area bore sehingga menutup sepanjang bearing bore seluruhnya.

Untuk melepas sebagian tumpukan karbon di dalam centre housing, gunakan glass bead melewati lubang oil return di dasar centre housing. Lepaskan tumpukan karbon dari rongga drain dengan carbon scraper . Carbon scraper dapat dibuat dari baja lunak setebal 1,5 mm (0,06 inchi).

CATATAN:

Jangan pernah merangkai turbocharger sebelum centre housing dibersihkan secara menyeluruh dengan cairan pelarut karbon heavy duty.

Ukuran untuk membuat carbon scraper dari baja lunak setebal 1,5 mm (0,06 inchi).

Compressor dan Turbine Housing

Setelah pembersihan, gunakan udara bertekanan untuk menghilangkan material asing dari bagian dalam housing.

Prosedur Pemeriksaan

Turbine Wheel dan Shaft Assembly

Blade

Turbine wheel dan shaft assembly dengan retak pada blade atau blade yang patah tidak bisa digunakan kembali.

Turbine wheel dan shaft assembly bisa digunakan lagi jika blade sedikit tertekuk. Turbine wheel dan shaft assembly dengan blade yang tertekuk parah tidak bisa digunakan kembali. Pastikan tidak ada retak pada blade yang tertekuk.

CATATAN:

Jangan meluruskan blade yang tertekuk.

Turbine wheel memiliki retak pada satu blade dan satu blade yang patah. Jangan digunakan kembali.

Turbine memiliki satu blade yang sedikit tertekuk dan tidak ada retak. Gunakan kembali.

Turbine wheel memiliki blade yang tertekuk parah. Jangan gunakan kembali.

Turbine wheel memiliki sejumlah banyak kerusakan akibat material asing. Jangan gunakan kembali.

Turbine wheel memiliki torehan (nick) kecil dan dapat digunakan kembali setelah dihilangkan. Gunakan kikir kecil atau medium emery cloth untuk menghilangkannya. Gunakan kembali.

Turbine menunjukkan pergesekan ringan 360O sekeliling turbine wheel. Gunakan kembali.

Turbine wheel menunjukkan pergesekan parah. Jangan gunakan kembali.

Permukaan Belakang Turbine Wheel

Turbine wheel menunjukkan gesekan di permukaan belakang yang parah. Jangan digunakan kembali.

Oil Seal Ring Groove

Sebelum groove diperiksa, tumpukan karbon harus dihilangkan. Gunakan prosedur berikut untuk memeriksa lebar seal ring groove.

  • Ukur lebar oil seal ring yang baru. Catat ukurannya.
  • Pasang oil seal ring di seal ring groove yang akan diukur.
  • Ukur clearance antara seal ring dan dinding sisi groove dengan thickness (feeler) gauge.
  • Tambahkan ukuran ini ke ukuran lebar seal ring. Ukuran ini adalah lebar seal ring groove.

Jika lebar seal ring groove melebihi ukuran yang diberikan di Maximum Seal Ring Groove Width di spesifikasi table-keausan, turbine wheel dan shaft assembly tidak bisa digunakan kembali.

Seal ring groove memiliki wear step (keausan di sebelah luar groove). Jangan digunakan kembali.

Beberapa wheel dan shaft assembly memiliki dua seal ring groove. Wheel dan shaft assembly ini bisa digunakan kembali jika keausan di groove sebelah luar (di sebelah turbine wheel) masih di dalam spesifikasi keausan, bahkan jika ada keausan di groove sebelah dalam. Gunakan kedua oil seal ring pada wheel dan shaft assembly ini.

Jika keausan di groove sebelah luar berada di luar spesifikasi keuasan, wheel dan shaft assembly tidak bisa digunakan kembali.

CATATAN:

Kapan saja, gunakan Silicone Grease, seperti yang dispesifikasikan pabrik pembuat, di seal ring groove sebelum seal ring dipasang. Gerase ini membantu seal ring mencegah kebocoran saat turbocharger beroperasi pertama kali.

Groove bagian dalam aus, tetapi lebar groove bagian luar berada di dalam spesifikasi keausan. Gunakan kembali.

Terdapat terlalu banyak keausan di kedua seal ring groove. Jangan gunakan kembali.

Wheel dan shaft assembly memiliki kerusakan di seal ring groove. Jika wheel dan shaft assembly memiliki dua seal ring groove, keduanya harus bebas drai kerusakan untuk bisa digunakan kembali. Jangan gunakan kembali

Wheel dan shaft assembly menunjukkan pengikisan di area hub dari shaft . Gunakan kembali.

Bearing Journal

Bearing journal memiliki goresan yang dalam dan keausan yang berlebihan. Jangan gunakan kembali.

Bearing journal memilikitumpukan logam dari bearing. Jangan gunakan kembali.

Wheel dan shaft assembly yang menunjukkan goresan ringan atau area yang mengkilat di bearing journal dapat digunakan kembali setelah journal di-polish dan jika masih berada dalam spesifikasi. Polish journal dengan 6V0083 Emery Polishing Paper.

Stelah bearing di-polish, ukur setiap diameter journal dengan micrometer. Jika ukuran yang diukur kurang dari ukuran yang tertera di Minimum Bearing Journal Diameter di Spesification, turbine wheel dan shaft assembly tidak bisa digunakan kembali.

CATATAN:

Beberapa bearing journal di turbocharger yang di-remanufactured dapat berukuran lebih kecil dari standar. Penggantian bearing untuk journal ini harus pada ukuran yang tepat.

Bearing journal memiliki goresan ringan dan dapat digunakan kembali setelah di-polish dengan Emery Polishing Paper dan jika diameternya masih dalam spesifikasi. Gunakan kembali setelah di-polish.

Bearing yang sama setelah di-polish.

Bearing journal memiliki satu goresan dalam. Dapat digunakan kembali setelah di-polish dan jika diameternya berada dalam spesifikasi. Gunakan kembali setelah di-polish.

Area Shaft

Wheel dan shaft assembly yang menunjukkan perubahan warna, tumpukan karbon dan/atau tumpukan lacquer dapat digunakan kembali setelah dibersihkan.

Shaft menunjukkan perubahan warna dan dapat digunakan kembali setelah dibersihkan. Gunakan kembali setelah dibersihkan. Sebelum wheel dan shaft assembly dirangkai ke turbocharger, bearing journal harus di-polish dengan Emery Polishing Paper, dan kemudian dibersihkan dalam pelarut yang baik

Shaft dibersihkan untuk menghilangkan perubahan warna, tumpukan karbon dan/atau tumpukan lacquer. Gunakan kembali.

Shaft menunjukkan kerusakan akibat compressor wheel yang berputar di shaft. Jangan gunakan kembali.

Shaft rusak pada thread-nya tetapi dapat dibuat agar bisa digunakan kembali dengan menggunakan thread die yang tepat. Gunakan kembali.

CATATAN:

Jangan menggunakan wheel dan shaft assembly dengan thread yang sangat rusak. Wheel dan shaft assembly dengan thread yang telah tertarik atau merenggang tidak boleh digunakan kembali.

Shaft Bengkok

Shaft bengkok lebih dari (0,05mm/0,002 inchi) tetapi dapat digunakan kembali setelah shaft diluruskan. Penggaris digunakan hanya untuk tujuan ilustrasi. Jangan gunakan penggaris atau straight edge untuk memeriksa shaft yang bengkok.

Gunakan kembali setelah shaft diluruskan.

Cara mengukur:

Gunakan 5P-6518 Fixture Group (Gambar 122a) dan prosedur berikut untuk mengukur kebengkokan pada wheel dan shaft assembly.

  • Tempatkan wheel dan shaft assembly pada 5P-6518 Fixture Group sehingga bearing journal ada pada V block.

CATATAN:

Lihat Special Instruction Form NO. SMHS6998-01 untuk petunjuk lengkap penggunaan 5P-6518 Fixture Group.

  • Tempatkan dial indicator tepat di sebelah area berulir pada shaft. Setel dial indicator ke nol.
  • Putar wheel dan shaft assembly pada V block dari ujung wheel dari shaft.

CATATAN:

Saat wheel dan shaft assembly diputar, jangan menekan wheel ke bawah atau ke samping. Untuk hasil terbaik, gunakan satu jari untuk memutar wheel.

  • Saat wheel dan shaft diputar, catat untuk mendapatkan T.I.R (Total Indicator Reading). Jika T.I.R 0,05mm (0,002 inchi) atau kurang, wheel dan shaft assembly dapat digunakan kembali.

Cara Meluruskan:

Jika T.I.R lebih dari 0,05mm (0,002 inchi) beri tanda dengan pencil pada shaft di pembacaan indicator tertinggi dan gunakan prosedur berikut untuk meluruskan shaft.

  • Lepas wheel dan shaft assembly dari 5P-6518 Fixture Group. Pastikan tanda bisa terlihat.
  • Letakkan wheel dan shaft assembly pada sepotong kayu lunak. Putar shaft hingga tandanya berada di atas. Pukul shaft dengan perlahan di bagian bearing journal yang lebih rendah dengan palu plastik atau timah.
  • Pukul shaft dengan ringan dengan palu plastik atau timah. Shaft harus berada di atas sepotong kayu lunak seperti pada Gambar 122b.

CATATAN:

Jangan letakkan ujung yang berulir dari shaft pada meja logam atau permukaan keras lainnya saat shaft dipukul. Permukaan ini akan merusak ulir pada shaft.

  • Letakkan wheel dan shaft assembly di 5P-6518 Fixture Group dan periksa T.I.R kembali. Jika T.I.R lebih dari 0,05mm (0,002 inchi) shaft harus diluruskan hingga mendapat T.I.R yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: