KONTROL TORQUE CONVERTER TIPE IMPELLER CLUTCH

ACTIVATION PARAMETER

Pengaturan modulasi pressure pada impleller clutch pada large wheel loader dilakukan oleh impeller clutch solenoid valve. Solenoid ini bersifat proporsional yaitu besar atau kecilnya pembukaan valve disesuaikan dengan besaran signal listrik dari ECM .

Terdapat beberapa komponen yang mengatur fungsi kerja impeller clutch torque converter.

  1. Impeller clutch pedal
  2. Reduced Rimpull Selector Switch
  3. Reduced Rimpull Enable Switch

IMPELLER CLUTCH PEDAL

Gambar 1 – Impeller Clutch Pedal, Left Pedal

Power train ECM akan mengaktifkan impeller clutch solenoid apabila operator menginjak impeller clutch pedal (1). ECM memonitor posisi impeller clutch pedal melalui torque converter pedal position sensor (2) yang dipasang pada pedal tersebut.

Saat operator menginjak pedal kiri, Power Train ECM akan menaikkan arus listrik menuju impeller clutch solenoid sehingga tekanan oli didalam impeller clutch akan berkurang. Tenaga pada roda (rimpull) akan berkurang seiring dengan pergerakan pedal, dari nilai maximum setting ke nilai minimum setting.

Saat operator melepaskan kakinya dari pedal kiri, rimpull akan kembali kenilai maximum sesuai dengan besaran nilai persentasi rimpull yang sebelumnya telah dipilih oleh operator dengan memutar reduced rimpull selector switch (tidak ditunjukkan).

Pedal kiri ini memiliki dua fungsi, yaitu mengontrol tekanan brake dan tekanan impeller clutch pressure. Dengan menginjak setengah jalan operator dapat mengurangi tekanan impeller clutch. Apabila pedal diinjak lebih dalam lagi operator dapat menaikkan tekanan brake.

Impeller clucth hanya akan aktif hanya apabila transmisi berada pada gigi percepatan 1st maju. Tekanan oli didalam impeller clutch akan tetap dalam nilai maksimal, sampai operator memindahkan gigi percepatan transmisi menjadi kecepatan 1st maju & menginjak pedal kiri.

Feature ini memungkinkan operator mampu mengontrol torsi maksimum yang dapat dipindahkan oleh komponen power train.kepermukaan tanah Dengan menurunkan torsi pada komponen power train maka tenaga engine yang lebih besar dapat digunakan untuk menggerakkan implement pump dan steering.pump

Saat operator sedang melakukan digging, mengambil muatan dengan bucket, pedal kiri dapat digunakan untuk menghentikan slip roda yang berlebihan.

Note: Pedal kiri ini perlukan dikalibrasi untuk mengkompensasikan keausan normal yang terjadi.

REDUCED RIMPULL SELECTOR SWITCH

Gambar 2 – Reduced Rimpull Selector Switch

Reduced rimpull selection switch berfungsi mengurangi potensi slip pada roda tanpa mengurangi effisiensi pada sistim hidrolik. Switch ini memiliki empat posisi, masing-masing posisi mewakili nilai rimpull maksimal yang diperbolehkan. Posisi 2 sampai 5 berturut-turut bernilai  100%, 85%, 70%, dan 55% rimpull.

Operator dapat mensetting nilai maksimum rimpull disesuaikan dengan kondisi dilapangan. Bila operator memilih 100% rimpull maka pada saat pedal kiri tidak diinjak dan transmisi berada pada kecepatan 1st, torsi yang tersedia pada roda penggerak berada pada nilai maksimalnya, bila pedal kiri diinjak akan menyebabkan torsi pada roda penggerak berkurang secara proporsional seiring dengan pergerakan pedal.

Bila operator memilih 85% rimpull maka pada saat pedal kiri tidak diinjak dan transmisi berada pada kecepatan 1st, torsi yang tersedia pada roda penggerak telah berkurang sebanyak 15% bila pedal kiri diinjak akan menyebabkan torsi pada roda penggerak semakin berkurang secara proporsional seiring dengan pergerakan pedal kiri.

Jika transmisi berada pada kecepatan 1st maju, dan pedal kiri tidak diinjak maka reduced rimpull selection switch akan menyediakan tekanan pada impeller clutch sehingga dapat membatasi rimpull sampai pada tingkat yang diinginkan operator

Apabila operator melakukan up shift atau perubahan arah, sehingga machine tidak lagi berada pada kecepatan 1st maju akan menyebabkan tekanan impeller clutch tetap berada pada nilai maximum, 100% rimpull. Secara otomatis nilai setting reduced rimpull akan kembali kenilai awal setelah operator menempatkan tuas transmisi ke posisi kecepatan 1st  maju.

REDUCED RIMPULL ENABLE SWITCH

Gambar 3 – Reduced Rimpull Enable Switch

Switch ini dilengkapi pada 994D Wheel Loader, switch ini tidak digunakan lagi pada loader besar seri F. Reduced rimpull enable switch (panah) adalah rocker switch dua posisi yang terletak pada implement lift lever. Pada posisi OPEN, switch ini memberi signal ke Power Train ECM saat operator menginginkan maximum rimpull. Power Train ECM memberi maximum rimpull saat torque converter pedal dilepas penuh sehingga impeller clutch engage dengan penuh. Pada posisi ini, maximum rimpull akan mengabaikan selection switch.

Pada posisi CLOSED (terlihat), switch ini memberi signal +Battery ke Power Train ECM. Power Train ECM akan memonitor reduced rimpull selection switch yang menunjukan berapa rimpull setting dengan torque converter pedal dilepas penuh. Kondisi ini akan terjadi hanya saat machine pada posisi GIGI SATU. Jika machine tidak pada GIGI SATU, rimpull akan tetap dinilai maksimum.

PROPORTIONAL SOLENOID

TORQUE CONVERTER PADA NILAI MINIMUM RIMPULL

Gambar 4 – Impeller Clutch Solenoid Valve, De-energized

Terlihat pada gambar diatas adalah bagian dari impeller clutch solenoid valve. Pada saat impeller clutch solenoid diaktifkan oleh ECM, solenoid menggerakan armature assembly melawan spring dan menjauh dari ball. Oli dari pump mengalir melalui bagian tengah valve spool, melalui orifice, dan melewati ball menuju drain.

Spring sebelah ujung kanan dari spool mendorong valve spool ke kiri. Valve spool menutup saluran antara impeller clutch dengan pompa dan membuka saluran di antara impeller clutch menuju drain. Aliran dari pump menuju impeller clutch tertutup. Sedangkan oli didalam impeller clutch mengalir lewat valve spool menuju drain.

Note:Saat Power Train ECM menaikan arus listrik pada impeller clutch solenoid menyebabkan tekanan didalam impeller clutch berkurang.

TORQUE CONVERTER KEMBALI KENILAI MAKSIMUM RIMPULL

Gambar 5 – Impeller Clutch Solenoid Valve, De-energized

Pada saat impeller clutch solenoid de-energized oleh ECM, spring menggerakan armature assembly melawan ball. Ball menutup aliran dari pompa melalui orifice dari drain. Tekanan oli meningkat pada sisi ujung kiri dari valve spool dan menggerakan valve spool ke kanan melawan spring. Valve spool menutup saluran antara impeller clutch dengan drain dan membuka saluran antara impeller clutch dengan pompa. Oli dari pompa mengalir melewati valve spool ke impeller clutch.

Saat mengalami pergantian kecepatan, Power Train ECM menjaga tekanan maksimum pada impeller clutch

Note: Antara lockup clutch solenoid & lockup clutch valve terlihat sama dengan impeller clutch solenoid & impeller clutch valve, kenyataannya berbeda dan tidak boleh saling ditukar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: