MELAKUKAN SERVIS PADA CYLINDER HEAD

Setelah melepas valve, plug, cup, dan cooling tube (atau nozzle, jika digunakan), bersihkan cylinder dengan steam. Pertama gunakan sikat kawat untuk melepaskan tumbukan karbon. Jika pembersihan dengan steam tidak bisa melepas tumpukan kapur atau kerak, cylinder head harus dibersihkan dengan metoda hot tank.

Setelah membersihkan cylinder head secara keseluruhan, periksa secara visual terhadap kerusakan. Berikan perhatian lebih pada valve guide dan jalur fuel serta pelumasan, dan jika diperlukan, bersihkan dengan sikat kawat yang cocok. Periksa juga keretakan pada cylinder head, khususnya antara valve dan lubang injector, menggunakan metoda magnaflux. Periksa goresan dan karat di permukaan cylinder head. Ukur kerataan permukaan dengan straightedge yang akurat dan feeler gauge dan bandingkan pengukuran ini dengan spesifikasi di service manual terhadap kelengkungan membujur dan melintang yang diijinkan. Jika cylinder head melengkung atau tergores terlalu dalam melebihi batas area kritisnya, cylinder head harus di-resurface. Kebanyakan bengkel bubut menggunakan prosedur surface grinder atau milling machine.

Beberapa engine menggunakan sealing groove pada cylinder head. Setelah cylinder head di-resurface, sealing groove yang baru harus dibuatkan lagi pada head.

Menservis Injector Sleeve

Terdapat banyak tipe injector sleeve yang digunakan untuk menyekat jalur coolant di cylinder head; walaupun, sebagian cylinder head mempynyai cylinder well atau bore yang dicetak secara utuh. Banyak sleeve yang hanya membutuhkan sedikit perlakuan dan mudah untuk diganti.

Untuk melepas sebuah injector sleeve, buat ulir di dalamnya, pasangkan eye bolt yang cocok ke ulir tersebut, dan dengan hammer puller, tarik sleeve-nya. Bersihkan bore secara keseluruhan. Bersihkan dengan steam cylinder head hingga panasnya kira-kira 180OF (127OC). Lapisi sleeve yang baru dengan penyekat oli dan air, kemudian dengan driver yang tepat, pasang sleeve ke tempatnya. Kebanyakan injector sleeve harus di-ream setelah pemasangan untuk memastikan pendinginan injector yang tepat dan dudukan nozzle.

Karena tool dan prosedur untuk mengganti injector sleeve bervariasi pada masing-masing rancangan engine, adalah sangat penting untuk membandingkan service manual dengan tipe engine untuk informasi yang lebih spesifik.

Valve Guide

Pada engine diesel banyak digunakan valve guide yang dapat diganti. Valve guide ini terbuat dari besi campuran tuang yang memilki daya tahan terhadap keausan dan lebih tahan terhadap karat dibandingkan besi campuran yang digunakan pada cylinder head. Guide ini biasanya setengah kali panjang valve. Saat dimasukkan ke dalam cylinder head, guide masuk dengan mudah ke port (valve throat) untuk mencegah gerakan berputarnya udara masuk atau gas exhaust. Permukaan bagian dalam biasanya diperlakukan sedemikian rupa untuk meningkatkan daya tahan terhadap bahan kimia dan karat. Sebagian valve beralur atau knurl untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan pengendalian pelumasan. Sebagai hasilnya, umur pakai guide, sebagaimana umur pakai valve, meningkat. Sering guide exhaust di-counterbore untuk mencegah penumpukan karbon dan untuk mengurangi pemindahan panas yang dapat merusak valve stem.

Menservis Valve Guide

Setelah sebuah engine dioperasikan selama beberapa waktu, guide-nya akan menunjukkan tanda-tanda keausan.

Sebelum mengukur guide menggunakan small bore gauge atau dial gauge, periksa secara visual terhadap kerusakan atau retak. Jika ada karbon, lepas menggunakan sikat kawat yang disambung dengan power tool. Untuk memeriksa keausan guide, setel diameter bore gauge ke batas maksimum keausan guide

Periksa pada beberapa titik sepanjang valve guide, khususnya pada valve head dan ujung stem. Jika bore gauge kendor pada titik mana saja di gauge, guide harus di-knurl ulang atau diganti.

Mengganti Valve Guide

Melepas valve guide bisa dilakukan dengan menekan atau memukulnya keluar dari sisi deck cylinder head. Setelah dilepas, periksa valve guide bore. Jika bore-nya rusak, bore harus di-ream untuk memuat valve guide oversize yang baru. Untuk memasang guide baru, gunakan sebuah mandrell untuk menekan guide ke dalam bore dengan ketinggian tertentu. Jika tidak ada spesifikasi ketinggian diberikan di manual, instruksi yang umum adalah dengan menekan guide rata dengan valve port. Walau honing dan reaming valve guide setelah pemasangan kadang-kadang direkomendasikan, beberapa pabrik pembuat hanya menyarankan memeriksa diameter dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: