MELEPAS CYLINDER HEAD GROUP

Gambar di atas memperlihatkan kepada kita satu sisi dari block. Shelf (ruangan kecil) di dalam cylinder liner bore dan di bawah permukaan atas dari block, menyebabkan coolant dapat bergerak lebih cepat di sekeliling liner guna mendapatkan liner cooling yang lebih baik. Block-nya sendiri tidak mempunyai counterbore untuk cylinder liner. Digunakanlah spacer plate. Dowel yang terlihat pada bagian atas dari block memungkinkan spacer plate dan cylinder head alignment

Cylinder liner dipasang di block. Di ujung atas dari liner terdapat sealing band diantara outside diameter dari liner dan inside diameter dari bore di block-nya. Di liner-nya sendiri terdapat seal O-ring di bagian bawah.

Spacer plate (allumunium), satu untuk masing-masing cylinder, terletak di permukaan atas dari block. O-ring seal diletakkan satu di dowel (tidak terlihat).

Di bawah spacer plate, di atas spacer plate dan kedua sisi dari spacer plate gasket harus bebas dari fuel, oil, air dan gasket adhesive, compound, atau kontaminan yang lainya selama assemble.

PERHATIAN

KEDUA PERMUKAAN DARI SPACER PLATE GASKET DAN BAGIAN ATAS DARI CYLINDER BLOCK HARUS BERSIH BENAR. JANGAN MENGGUNAKAN GASKET ADHESIVE PADA PERMUKAAN INI.

Ada 8 (delapan) passage di block untuk coolant yang lurus dengan lubang pada spacer plate, gasket, dan cylinder head. Pada masing-masing passage terdapat satu rubber-metal seal. Ada empat coolant seal yang besar, ada juga empat yang kecil. Seal-seal tersebut masuk ke ruangan diantara head dan block-nya. Seal-seal ini mencegah kebocoran dan tetap menjaga coolant tidak kontak dengan allumunium spacer plate.

CATATAN : Liner projection harus dicheck dan dilakukan sebelum pemasangan cylinder head. Lihat Service Manual, Testing and Adjusting, Specification Procedure. Lihat juga Disassemble and Assemble Modul untuk referensi.

Tanda-tanda (dengan memakai pensil) pada spacer plate (R, F, AT, dan T) tidak digunakan. Tanda tersebut digunakan oleh pabrik saat engineering/assembling.

Disini anda bisa melihat coolant seal terpasang dan cylinder head gasket di atas spacer plate. Perlu diingat, O-ring seal harus dipasang pada oil supplay dowel terlebih dahulu (tanda panah kiri) SEBELUM memasang spacer plate. O-ring seal yang lainya dipasang pada oil supplay dowel SETELAH spacer plate-nya terpasang. Hal ini untuk menahan oli yang bertekanan yang mengalir ke rocker arm supaya tidak bocor.

Dowel di bagian atas adalah fixed, dan dipakai untuk alignment dari cylinder head saat pemasangan.

Setelah spacer plate, gasket dan seal dipasang pada tempatnya, cylinder bisa dipasang. Dowel di bagian atas block akan mem-posisikan cylinder head dengan benar pada saat pemasangan.

Sekarang marilah kita lihat cylinder head dan komponen-komponen-nya.

Ada satu cylinder head untuk masing-masing cylinder. Setiap cylinder head dan komponen-nya sama dan bisa dipakai di lokasi yang lain.

Masing-masing cylinder head diikat pada block dengan 8 (delapan) baut 12- points head bolts ukuran ¾ inchi.

Anda bisa melihat bellcrank dan bracket dari linkage pengontrol bahan bakar yang terletak di depan unit injector. Di bawah bellcrank ada 3 (tiga) lifter assembly.

Setiap cylinder mempunyai satu intake port dan satu exhaust port dengan empat valve. Masing-masing valve sama dan bisa digunakan di lokasi yang lain.

Setiap valve ditahan rapat-rapat oleh dua valve spring, satu diluar dan satu lagi di dalamnya. Spring-nya sendiri ditahan oleh valve rotator (rotocoil assembly) dan dua pengunci (lock)

Valve rotator dapat memutar valve beberapa derajat setiap kali valve tersebut membuka atau menutup. Hal ini bisa membuat valve dan valve seat insert awet.

Ada dua valve bridge pada setiap cylinder head. Satu bridge menekan dua intake valve, satu bridge yang lain menekan dua exhaust valve. Masing-masing bridge duduk pada dowel yang ditekan ke dalam lubang di cylinder head. Dowelnya sendiri berada diantara dua valve dimana bridge tersebut bekerja. Kedua bridge dan dowel sama dan bisa digunakan pada lokasi yang lain.

Pada gambar ini, ke-dua bridge-nya dilepas. Disini anda bisa melihat hubungan antara bridge dowel dengan valve dimana bridge tersebut bekerja. Dowel merupakan guide untuk bridge sebagaimana bridge tersebut bergerak ke atas dan ke bawah.

Plug yang terlihat pada sisi dari head, berada di passage yang tembus dari lubang fuel inlet di bagian atas head menuju ke injector. Lubang yang sama juga tembus dari sisi sebelah injector menuju ke fuel return outlet. Ini juga mempunyai plug.

Berikut ini cylinder head dilihat dari atas. Unit injector terletak di tengah-tengah dari ke-empat valve. Anda juga bisa melihat bagian atas dari injector follower dan injector rack.

Dua valve di atas unit injector adalah exhaust valve, sedangkan dua valve lagi di bawah unit injector adalah intake valve.

Lubang (1) yang terlihat pada bagian bawah cylinder head dipakai untuk tempat fitting dari saluran bahan bakar. Fuel di-supplay melalui inlet (1) kemudian lewat passage menuju ke unit injector. Sebagian lain dari fuel disemprotkan ke dalam cylinder. Sebagian fuel yang lainnya yang tidak terpakai akan mendinginkan injector dan keluar melalui passage menuju ke fuel return outlet fitting (2).

Anda juga bisa melihat bagian atas dari ke-tiga lifter assembly pada cylinder head. Lfter yang bawah (pada gambar) sebagai tempat push-rod untuk operasi dari inlet valve. Lifter yang tengah sebagai tempat push rod untuk unit injector operation. Sedangkan lifter yang atas sebagai tempat push-rod untuk exhaust valve operation.

Plug yang ada di sebelah kanan (tanda panah), berada di atas expansion plug yang ada di dalam ‘core hole’ * dimana connect dengan coolant chamber pada cylinder head. Expansion plug berfungsi untuk menutup core hole supaya tidak ada kebocoran coolant. Plug yang anda lihat ini berada di atas expansion plug berfungsi untuk men-support injector clamp.

* Core Hole = adalah sebuah lubang yang dipakai untuk membuang kotoran sisa-sisa pasir pada saat proses manufaktur.

Setiap injector ditahan di dalam lubang cylinder head dengan clamp dan baut. Pangkal dari injector clamp duduk di atas plug. Sedangkan jari-jari nya berada pada injector body. Baut-nya sendiri akan mengikat clamp yang mana juga akan menahan injector pada tempatnya.

Ini adalah bagian bawah dari cylinder head. Anda bisa melihat kepala dari ke-empat valve-nya, injector spray tip di tengah-tengah, dan bagian bawah dari ke-tiga lifter assembly. Semua valve pada engine ini mempunyai Part Number yang sama. Lifter assembly juga mempunyai Part Number yang sama.

Masing-masing valve mempunyai valve seat insert yang ditekan ke dalam cylinder head. Semua seat insert mempunyai Part Number yang sama sehingga bisa dipasang di lubang dudukan seat insert manapun. Seat insert dapat dilepas jika sudah mengalami ke-aus-an atau kerusakkan.

Anda lihat bahwa spray tip dari injector muncul sampai di atas permukaan bagian bawah dari cylinder head.

PERHATIAN

Lepaskan unit injector terlebih dulu sebelum melepas cylinder head dari engine. Spray tip bisa rusak bila cylinder head digerakkan (sliding) atau saat meletakkanya pada meja.

Gunakan valve spring compressor untuk melepas valve lock sehingga rotocoil assembly, valve, valve spring dan washer dapat dilepas dari cylinder head.

Letakkan garpu dari spring compressor di atas rotocoil assembly, kemudian kaki dari spring compressor diletakkan pada kepala valve.

CATATAN : Mungkin diperlukan sedikit pukulan ringan pada bagian atas valve dengan hammer guna membuat valve lock lepas.

Spring Compressor akan menekan rotocoil assembly dan spring  sehingga valve lock bisa dilepas dari stem-nya, dan release perlahan-lahan compressor-nya.

Nah, sekarang rotocoil assembly dapat anda lepas dari valve stem-nya.

Anda bisa melihat ke-dua valve spring-nya. Outside spring dan inside spring. Lepaskan outside spring ……….

….. dan anda sekarang bisa melihat inside spring dan washer. Ke-dua spring ini selalu menahan valve tertutup dalam keadaan normal.

Ini adalah komponen dari valve. Masing-masing dari kiri ke kanan adalah :

  •   Valve
  • Inside Spring
  • Outside Spring
  • Valve Rotator (Rotocoil Assembly)
  • Valve Lock (dua buah)

Dengan terlepasnya valve dan spring, anda bisa melihat valve guide yang terdapat di atas cylinder head.

Diameter sebelah dalam dari valve guide semuanya di-knurling*. Bentuk knurling pada diameter dalam valve guide memberikan toleransi yang kecil (suaian pas), juga mempunyai alur-alur yang kecil sebagai tempat oli untuk lubrikasi dan memberikan sealing yang cukup efektif.

* Knurling adalah bentuk alur-alur yang kecil pada permukaan metal.

MELEPAS VALVE SEAT INSERT

Pada gambar ini anda bisa melihat bagian bawah dari cylinder head dan puller tool yang dipakai untuk melepas valve seat insert.

Tool-nya sendiri mempunyai handle assembly dan sliding hammer (9S3095) yang digunakan bersama-sama dengan extractor (6V4008). Extractor tersebut akan digunakan untuk melepas dan memasang semua valve seat insert.

Satu valve seat insert terlihat sudah terlepas dan berada/menempel pada extractor-nya (tanda panah).

Gambar sebelah kanan terlihat jelas valve seat insert yang sudah terlepas dan menempel pada extractor.

Extractor-nya ini, disamping untuk melepas seat insert, juga dipakai untuk memasang-nya kembali (Lihat spesifikasi dan procedure yang benar pada Service Manual).

LIFTER ASSEMBLY

Masing-masing cylinder head mempunyai 3 (tiga) lifter assembly. Bentuk-nya adalah roller type. Lifter assembly ini akan bergerak ke atas dan ke bawah di dalam lifter bore sebagaimana akan mengikuti cam lobe pada camshaft.

Pada lifter assembly terdapat lifter guide spring (gambar bawah). Lifter guide spring terletak pas pada alur di bagian atas dari lifter ass’y. Lifter guide spring menahan lifter ass’y di dalam lifter bore selama proses cylinder head removal dan installation dan menjaga lifter tetap lurus dengan camlobe-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: