MEMBONGKAR (DIASSEMBLY) GEAR PUMP

PERHATIAN:
Cara penanganan fluida harus diperhatikan saat melakukan kegiatan inspection, maintenance, testing, adjusting dan repair pada produk. Siapkan tempat penampungan untuk menampung fluida sebelum membuka atau melepas suatu komponen yang terisi oleh fluida. Simpan atau buanglah semua fluida sesuai peraturan yang sudah ditentukan.

Melepas pump/motor dari unit yang di service. Gunakan prosedur pabrik untuk melepas pump/motor. Gunakan semua tool dan prosedur safety sesuai ketentuan dan spesifikasi dari pabrik.

Gambar 1

Letakkan pump pada ragum atau meja pengikat dengan aman (ujung shaft di bawah) (Gambar 1, kiri). Gunakan besi tajam, pensil atau marker, untuk menandai, buat garis dari atas ke bawah dari ujung atas sampai ujung bawah. Garis ini nanti akan memudahkan pada saat pemasangan kembali.

Lepaskan caps screws dan washers pada single units atau threaded rods pada multiple units (Gambar 1, kanan).

Gambar 2

Lepas cover paling atas dan thrust plates dengan memasukkan obeng atau pengungkit (Gambar 2, kiri). Pastikan tidak merusak permukaan. Thrust plate dan roller ikut beserta cover paling atas apabila dilepas seperti terlihat pada gambar 2 kanan. Lepas thrust plate dan periksa dari keausan.

Gambar 3

Angkat gear housing secara hati – hati agar permukaan housing tidak rusak (Gambar 3, kiri). Gunakan screwdriver atau alat lain jika perlu.

Lepas drive gear dan idler gear secara hati – hati untuk menghindari kerusakkan (Gambar 3, kanan). Usahakan tetap bersama sama. Ini harus dipasang kembali dengan posisi pasangan yang sama, jika sudah pernah digunakan.

Gambar 4

Pada multiple section units, lepas bearing carrier (Gambar 4, kiri). Gunakan screwdriver atau pengungkit jika perlu. Hati – hati agar tidak merusak permukaan.

Pada multiple sections units, lepas connecting shaft (Gambar 4, kanan).

Gambar 5

Angkat gear housing dengan hati – hati agar permukaan housing tidak rusak (Gambar 5, kiri). Gunakan screwdriver atau pengungkit jika perlu.

Lepas drive gear dan idler gear dari shaft dengan hati – hati agar tidak rusak (Gambar 5, kanan). Jaga agar gear tetap bersama sama. Ini akan dipasang lagi dengan posisi pasangan yang sama, jika sudah pernah digunakan.

Gambar 6

Lepas thrust plates dan periksa dari keausan (Gambar 6, kiri). Bearing harus tetap melekat pada cover. Jika tidak, ini bisa dilepas dengan tangan. Periksa thrust plate dari keausan dan kerataannya.

Jika berencana mengganti bearing, balik cover yang di ujung shaft dan lepas shaft bearing snap ring (Gambar 6, kanan).

CATATAN:
Pakailah Safety Goggles saat bekerja dengan snap ring.

Gambar 7

Lepas shaft bearing dari shaft cover menggunakan tool yang sesuai (Gambar 7, kiri). Lakukan secara hati – hati agar tidak merusak bearing seal.

Gunakan bearing puller untuk mengeluarkan roller bearing dari shaft cover (Gambar 7, kanan).

Gambar 8

Lepas ring seal (Gambar 8) dan periksa kondisi permukaan shaft cover dari scoring (coak) ganti shaft cover bila perlu.

CATATAN:
Pemakaian ulang ring seal tidak direkomendasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: