MENGENAL KONSTRUKSI SILINDER BLOCK

Silinder block engine biasanya terbuat dari cast iron / cetakan besi atau alumunium, gambar 6-2. Silinder block sangat berat dan kuat. Kadang-kadang nikel ditambahkan pada besi untuk menambah kekuatan dan daya tahannya.

Block alimunium digunakan agar beratnya berkurang. Block alumunium juga menghilangkan panas dengan lebih baik daripada besi.

Silinder sleeve

Silinder sleeve atau liner terbuat dari pipa metal yang berbentuk sisipan atau di-insert sehingga pas dalam silinder block. Ia berfungsi sebagai dinding silinder yang dapat dilepaskan, gambar 6-2. Piston dimasukkan / diluncurkan keatas dan kebawahnya.

Cast iron sleeve biasanya digunakan dalam silinder block alumunium dan dapat pula dipasang untuk memperbaiki dinding silinder yang sangat rusak.

Ada dua tipe dasar dari silinder sleeve: dry sleeve dan wet sleeve. Ditampilkan dalam gambar 6-3 dan 6-3A.

Dry sleeve dipress-kan atau dicetakkan kedalam silinder yang telah diborkan lebih besar. Lihat gambar 6-4A. Dry sleeve telatif lebih tipis dan tidak diekspose untuk coolant engine. Bagian luar dari dry sleeve menyentuh dinding silinder block. Ini memberi support atau menyangga dry sleeve yang tipis.

Jika silinder sangat aus atau rusak, dry sleevebisa dipasang. Silinder yang asli harus dibor hampir sebesar diameter luar sleeve. Kemudian, sleeve di-presskan ke dalam lubang yang telah diperbesar. Selanjutnya, bagian dalam sleeve dibuatkan dalam diameter lubang yang awal. Ini membantu fungsi dari ukuran atau diameter awal piston.

Wet sleeve diekspose atau ditujukan untuk coolant engine. Karena itu harus dibuat lebih tebal dari dry sleeve. Lihat gambar 6-4B. Juga harus tahan terhadap tekanan pembakaran dan panas tanpa tambahan support dari silinder ce cylinder block.

Wet sleeve umumnya memiliki sebuah flens (flange) di bagian atasnya. Saat head dipasang, gerakan klem mendorong atau menekan kebawah sleeve dan menahannya dalam posisi tersebut. Silinder head gasket mencegah bagian atas dari sleeve bocor.

O-ring karet atau tembaga digunakan di bagian bawah wet sleeve untuk mencegah coolant atau pendingin bocor ke dan masuk ke dalam crankcase. O-ring seal dijepitkan diantara block dan sleeve untuk membentuk joint atau sambungan yang tahan bocor.

Tren saat ini adalah silinder block alumunium dengan cast iron, wet sleeve. Block alumunium yang ringan mengurangi penggunaan bahan bakar. Cast iron sleeves tahan aus, sehingga umur engine lebih lama. Lihat gambar 6-5.

Line boring

Istilah line boring merujuk pada operasi mesin yang memotong serangkaian lubang pada block untuk crankshaft bearings. Juga bisa dilubangi sejajar untuk camshaft bearings. Lubang harus benar-benar sejajar untuk crankshaft atau camshaft agar dapat memutar dengan bebas. Ini dapat pula dilakukan pada OHC cylinder head.

Two dan four-bolt main bearing cylinder blocks.

Two-bolt main bearing block hanya menggunakan dua baut (cap screws) untuk menguatkan tiap main bearing cap pada silinder block. Four-bolt main bearing block memiliki empat baut yang menguatkan tiap main bearing cap pada silinder block. Four-bolt main bearings digunakan pada engine petrol dan diesel yang berperforma tinggi. Dengan baut ekstra, block dapat lebih tahan dengan crankshaft bertekanan tanpa merusak crankcase.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: