Beginilah cara mebersihkan berbagai macam Core Radiator

Conventional Radiator

Lepaskan kisi – kisi jeruji radiator ( radiator grill) dari machine. Tentukan arah aliran udara. Jika machine dilengkapi dengan blower fan, core harus dibersihkan dari arah yang berlawanan dengan fan.

Jika machine dilengkapi dengan suction fan, core harus dibersihkan searah dengan arah fan radiator. Fan shroud harus dilepas untuk membersihkan core radiator yang menggunakan suction fan.

Untuk membersihkan core yang kotor oleh debu, dedaunan, ranting kecil, jaring – jaring, sobekan kain katun, dll maka gunakan udara bertekanan sebesar 345 kPa (50 psi).

Pegang nozzle dengan jarak kurang lebih 6 mm (1/4”) dari sirip – sirip (fin). Gerakkan secara perlahan nozzle ke arah atas dan ke bawah untuk membersihkan kotoran di antara pipa yang vertikal di core radiator.

Biasanya, kotoran pada core radiator yang menggunakan blower fan akan lebih tebal dan lengket dibandingkan dengan kotoran pada core radiator yang menggunakan suction fan. Untuk memastikan kebersihan core radiator gunakan cahaya dari belakang radiator.

Radiator

Pada machine menggunakan blower fan, kotoran yang tebal terletak pada area A pada sudut bagian luar core radiator di sekitar fan. Area B pada core radiator merupakan perkiraan lokasi dimana aliran udara sangat tinggi sehingga lokasi tersebut mempunyai beberapa kotoran namun tidak setebal kotoran pada area A.

Hal ini akan menyebabkan sebagian besar kotoran akan berada di baris ke dua dan ke tiga dari tube di radiator core. Area C dari radiator core adalah lokasi perkiraan dari fan hub. Percepatan aliran udara sangat rendah di area ini dan akan tetap cukup bersih sepanjang waktu.

Air bertekanan adalah merupakan cara yang sangat baik untuk membersihkan kotoran keluar dari radiator core. Pastikan tekanan air tidak terlalu tinggi karena dapat merusak fin pada radiator.

Jika terdapat oli pada sirip radiator core, gunakan steam cleaner dan sabun untuk menghilangkannya. Gunakan udara bertekanan di workshop untuk menghilangkan kotoran yang mudah lepas sebelum menggunakan steam cleaner.

Beberapa material seperti kulit kayu red-wood atau serpihan kertas (biasanya ditemukan di tempat operasi penimbunan sampah) dan tipe material yang berserabut sangat susah dihilangkan.

Jika diperlukan, lepas radiator core dari machine, gunakan udara dari workshop dan steam cleaner. Pastikan core secara seksama dibersihkan sebelum dipasang di machine.

Pembersihan Bagian Luar Folded Core Radiator

Folded core radiator

Meskipun Folded Core Radiator terlihat berbeda dari core radiator standar, prinsip pendinginan dan pembersihannya sama saja. Tindakan pencegahan yang sama dengan radiator standar yang harus digunakan pada folded core radiator. Sebagai contoh, pada aplikasi perkayuan, pelindung engine harus digunakan dan terjaga perbaikannya dengan baik.

Untuk machine yang digunakan di aplikasi yang berdebu, radiator harus disemprot pada jangka waktu yang teratur. Radiator mudah mengalami sumbatan pada aplikasi tertentu dan tindakan pemeliharaan harus diatur untuk kondisi ini. Sebagaimana core standar, pemeliharaan yang masuk akal harus tetap dijalankan.

Udara bertekanan, air bertekanan tinggi dan steam adalah tiga pembersih kelas medium yang dianjurkan dimana dapat digunakan untuk membersihkan core radiator ini. Untuk debu, dedaunan, dan kotoran pada umumnya, metode yang manapun bisa digunakan. Namun, penggunaan udara bertekanan lebih dianjurkan.

Hasil yang dapat diterima akan didapat dengan membuka jeruji bagian depan dan mengarahkan media pembersih dengan sudut yang tepat ke bagian depan masing-masing permukaan core. Gerakkan nozzle dari bagian tengan menuju bagian atas di tiap-tiap core, dilakukan dari belakang vee, dan kemudian kembali lagi ke depan vee. Gerakkan melintasi seluruh permukaan tiap core dan kemudian lakukan pada setengah bagian bawahnya.

Pada kondisi lapangan dan setelah core mendapatkan pembersihan menyeluruh (sikat, air, dll.), start dan hangatkan engine, dan akselerasikan ke high idle beberapa kali atau sampai kotoran yang lepas tidak tersembur keluar lagi dari core. Stop engine dan periksa kembali permukaan core. Waktu pemeriksaan bisa lebih pendek pada langkah kedua ini. Start engine kembali dan akselerasikan ke high idle beberapa kali.

Sebuah metode untuk meningkatkan kecepatan aliran udara yaitu meletakkan sepotong kayu lapis pada tiga bagian terbawah dari radiator. Letakkan kayu lapis di antara jeruji dan radiator ke arah bagian bawah core. Kayu lapis tersebut kemungkinan perlu diikat dengan kawat pada tempatnya.

Start dan akselerasikan engine beberapa kali atau sampai kotoran berhenti terbuang. Stop engine dan kemudian posisikan ulang kembali kayu lapis ke arah bagian atas core. Ulangi proses pengakselerasian engine.

Penambahan kecepatan aliran udara akan membantu dalam membuang kotoran di antara fin. Jika steam atau air digunakan, lanjutkan mengoperasikan engine sampai core panas dan tidak lagi air yang menguap dari fin. Machine kemudian sudah siap untuk digunakan.

PERINGATAN : Janganlah menyemprotkan air dingin ke engine sedang panas atau radiator. Retak akibat panas dapat terjadi, menyebabkan kerusakan serius pada engine.

Jika ditemui oli, getah atau lumpur, maka dibutuhkan prosedur pembersihan yang berbeda. Oli dan getah dapat dibersihkan dari core menggunakan degreaser yang ada di pasaran. Degreaser harus diberikan di kedua sisi permukaan core, khususnya area sumbatan yang terlihat. Biarkan tetap basah selama minimum lima menit dan kemudian cuci core. Gunakan air bertekanan yang panas dan sedikit deterjen.

Pusatkan upaya pembersihan pada area yang terkena oli dan getah, dilakukan dari kedua sisi core. Pastikan mencuci area tiap ujung masing-masing core di seputar seal. Oli yang berlebihan  di area ini dapat merusak seal. Setelah pencucian, bilas core dengan air panas.

Start engine, akselerasikan engine beberapa kali dan bilas core lagi. Ulangi proses pembilasan ini sampai gelembung sabun tidak keluar lagi dari fin. Lanjutkan mengoperasikan engine sampai tidak ada lagi uap air yang muncul dari fin.

Penyumbatan akibat lumpur dapat terdiri dari dua jenis: percikan lumpur dan resapan lumpur. Percikan lumpur dapat dengan mudah dihilangkan dengan mematikan engine dan menyemprotkan air di kedua sisi core untuk melunakkan lumpur. Jika panas dari radiator menyebabkan air menguap, semprot core lagi.

Jika lumpur telah melunak, arahkan nozzle air dari sisi kipas menuju bagian depan radiator. Jaga posisi nozzle agar tegak lurus dengan permukaan tiap core. Pastikan hose nozzle tidak menekan fin radiator. Tekanan pada fin dapat membengkokkan atau merusaknya.

Kemudian lanjutkan dari bagian depan radiator dan semprotkan air pada tiap core. Jaga posisi nozzle mengarah ke bagian belakang engine. Posisi nozzle seperti ini menjadikan lumpur mengelupas atau tersapu. Setelah lumpur terkelupas, posisikan kembali nozzle pada pembersihan biasa dan semprotkan melintasi core assembly.

Ketika air dari core terlihat bersih, berarti core telah bersih. Pastikan untuk mengeringkan radiator seperti disebutkan sebelumnya. Potongan kecil dari percikan lumpur dan kotoran yang lain dapat dihilangkan dengan sikat bulu.

Resapan lumpur sangat sulit untuk dibersihkan pada radiator jenis apapun. Untuk hasil terbaik, lepas penutup fan, fan dan shroud. Semprot kedua sisi dengan air bertekanan tinggi hingga air yang mengalir di antara fin terlihat bersih. Untuk memeriksa kebersihan core radiator, pemberian cahaya di bagian belakang core dapat digunakan untuk memeriksa kotoran. Jika kotoran terlihat, diperlukan pembersihan tambahan.

Jika pembersihan resapan lumpur ini tidak memberikan hasil yang baik, lepaskan radiator. Tutup lubang inlet dan outlet di bagian atas dan bawah tangki dan letakkan di sebuah tangki besar yang berisi air dan deterjen.

Setelah perendaman dan penggoncangan core radiator di dalam air, bilaslah dengan air panas dan keringkan dengan udara. Waktu yang dibutuhkan untuk perendaman disesuaikan dengan masalah yang ada.

Membersihkan Bagian Luar Pada Multiple Row Module Radiator

Multiple row module radiator

Multiple Row Module Radiator tersusun dari lipatan core radiator, yang menggantikan standard core radiator pada kebanyakan peralatan. Multiple row module radiator menggunakan individual core assemblies, namun sangat mengurangi dengan baik banyak masalah penyumbatan yang sebelumnya terjadi. Karena radiator jenis ini serupa dengan dua jenis lainnya, lihat “Pembersihan Bagian Luar Standard Core Radiator”, dan “Pembersihan Bagian Luar Folded Core Radiator”.

Pembersihan Komponen Bagian Dalam Dari Sistem Pendingin

Ada beberapa cara untuk menentukan jika sistem pendingin membutuhkan lebih dari pembersihan ringan:

  • Hambatan aliran

      Lepas radiator cap dan periksa apakah pipa pendingin tersumbat. Jika di temukan tersumbat maka jika hanya dengan melakukan pembersihan ringan tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Overheating konstan

      Jika fan belt, thermostat dan water pump bekerja dengan baik, tetapi engine tetap overheat, maka sistem pendingin kemungkinan tersumbat dengan parah.

  • Kegagalan Water Pump

Jika water pump mengalami kerusakan dan saat pemeriksaan ditemukan kontaminasi air yang berlebihan pada bearing, seal, dan permukaan shaft maka sistem pendingin membutuhkan pembersihan menyeluruh menggunakan bahan kimia spesial (special chemical)

  • Terlihat pengkaratan parah dan lumpur hijau

      Jika lumpur hijau (chromium hydroxide) jelas ada di dasar radiator cap dan coolant sangat keruh maka penguji antifreeze tidak dapat dibaca, sistem akan memerlukan pembersihan lebih menyeluruh menggunakan pelarut khusus.

Contamination

Ketika di dalam sistem pendingin terkontaminasi maka perpindahan panas dari komponen ke coolant dapat terhambat. Oli adalah kontaminan yang sering masuk kedalam system pendingin. Oli dapat masuk ke dalam system pendingin melalui oil cooler yang bocor. Karena tekanan pada system pelumasan lebih tinggi maka jika terjadi kebocoran oli akan masuk ke dalam system pendingin yang mempunyai tekanan lebih rendah.

Ketika engine stop, coolant yang akan masuk ke dalam saluran oli karena tekanan pada system pendingin akan berkurang secara bertahap di bandingkan tekanan oli yang akan langsung turun ketika engine di matikan. Pengetesan dengan tekanan dapat di gunakan untuk mengetes kebocoran pada oil cooler. Dengan pengujian sample oli dapat mengetahui kandungan antifreeze atau kandungan air di dalam oli.

Setelah di ketahui berdasarkan pemeriksaan atau pengujian sample oli bahwa di dalam sistem pendingin terdapat kontaminan maka sistem pendingin harus dibersihkan dengan cara sebagai berikut:

  1. Buang semua coolant dari sistem pendingin.
  2. Isi sistem pendingin dengan air bersih.
  3. Start engine dan operasikan sampai thermostat terbuka.
  4. Tambahkan dua cangkir sabun tanpa busa. Gunakan automatic dishwasher soap dan jangan memakai sabun cuci biasa (Caterpillar Ref. SEBD0518).
  5. Operasikan engine selama dua belas menit. Periksalah secara visual kondisi coolant untuk mengetahui apakah masih ditemukan oli di dalam coolant.
  6. Jika kandungan oli masih ada didalam coolant, tambahkan dua cangkir sabun lagi dan operasikan engine selama sepuluh menit. Kemudian buanglah semua campuran yang ada di dalam sistem pendingin.
  7. Setelah system pendingin sudah kosong kemudian isi lagi sistem pendingin dengan air bersih. Periksa pada permukaan radiator apakah masih ada oli di dalam system pendingin. Jika oli masih ada, ulangi Step 3 sampai 7. Ketika air telah bersih, buang dan bilas sistem pendingin sekali lagi. Tambahkan coolant dan conditioner.

Endapan atau Karat

Endapan kotoran/material atau karat dapat menghambat proses perpindahan panas di dalam sistem pendingin. Endapan kotoran/material dan karat dapat dibersihkan dari sistem pendingin menggunakan two-step type heavy duty radiator cleaner. Pembersih ini mengandung oxalic acid yang berfungsi untuk menetralisir dan membersihkan serpihan bahan dan karat. Two-step type heavy duty radiator cleaner tersedia dalam bentuk produk atau dapat juga dari bahan campuran berikut:

  • Acid

      Campurkan 900 gram sodium bisulfate (NaHSO4) dengan setiap 38 liter air (25 gram per liter).

  • Neutraliser

Campurkan 225 gram sodium carbonate crystal (Na2CO3) dengan setiap 38 liter air (6 gram per liter).

Sistem pendingin juga dapat dibersihkan dengan Caterpillar Cooling System Cleaner. Pembersih ini dapat digunakan untuk melakukan pembersihan karat pada system pendingin tanpa harus membongkar engine.

Pembersih ini dapat dipakai pada system pendingin engine Caterpillar dan sistem pendingin engine dari manufaktur lain. Pelarut ringan ini tidak boleh digunakan pada sistem pendingin yang tidak mempunyai maintenance interval schedule atau sudah terjadi endapan yang sangat banyak di dalam system pendingin. Bila didalam system sudah terjadi endapan dan karat yang terlalu banyak maka perlu digunakan cairan pembersih yang lebih kuat atau lakukan disassembly dan pembersihan komponen.

Caterpillar Cooling System Cleaner (Part Number 6V4511) dengan kapasitas 1.9 liter wadah atau untuk melakukan pembersihan dengan cepat gunakan Caterpillar Cooling System Cleaner dengan part number:

  • 4C4609: 0.236 L
  • 4C4610: 1.980 L
  • 4C4611: 3.780 L
  • 4C4612: 18.90 L
  • 4C4613: 208 L

Kosongkan dan buang semua coolant pada system pendingin. Kemudian isi dengan air bersih dan 6 – 10% cleaner. Hidupkan engine selama 1 jam setelah itu buang lagi coolant dan bilaslah system pendingin dengan air bersih. Isi system pendingin dengan campuran Caterpillar Antifreeze (Part Number 8C3684) dan air yang sesuai. Jika tidak menggunakan Caterpillar Antifreeze tambahkan dengan Supplemental Coolant Additive dengan jumlah yang sesuai.

Reverse-Flush

Reverse flushing pada sistem pendingin

Sistem pendingin dapat dibilas (flushing) menggunakan air yang di hubungkan dengan hose. Untuk melakukan flushing dapat juga menggunakan alat flushing yang menghasilakan udara dan air bertekanan. Dengan alat ini tekanan udara berfungsi agar air yang di sirkulasikan dapat lebih kuat sehingga menghasilkan gelombang air yang dapat membantu mengikis dan mengeluarkan serpihan bahan atau karat. Radiator dan saluran water-jacket pada engine biasanya dibilas secara terpisah.

Gambar di atas menunjukkan proses reverse-flushed (pembilasan arah balik) pada radiator. Udara dan air bertekanan di sirkulasikan dari bagian dasar radiator dan sebuah hose di pasang di bagian atas radiator untuk mengeluarkan air. Reverse-flushing akan mengeluarkan partikel atau kotoran yang tidak bisa di bersihkan dengan pembilasan satu arah saja. Umumnya partikel karat dan serpihan kotoran tertumpuk pada pipa bagian atas tangki radiator.

Untuk melakukan pembilasan (flushing) pada saluran water-jacket engine dapat juga menggunakan metode reverse-flushed tetapi jangan lupa melepas thermostat sebelum melakukan pembilasan. Selama melakukan proses pembilasan jika di lengkapi dengan interior heater control harus di posisikan pada posisi panas (panas position) sehingga air dapat bersirkulasi melewati saluran untuk pemanas juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: