Pengaruh Embun/Uap Lembab dalam System Pendingin

System ac harus sekering mungkin guna menjaganya. Refrigerant sebenarnya telah mengalami pemindahan semua embun dari refrigerant tersebut dalam pembuatannya. Embun yang diperkenalkan dalam system harus berasal dari sumber luar seperti pembukaan dalam saluran atau dari hubungan seal yang tidak benar saat unit diangkat untuk perbaikan.

Refrigerant akan siap menyerap embun saat terekspose terhadap embun tersebut. Untuk menjaga system sebebas mungkin dari embun, semua system menggunakan dehydrator yang mengandung desiccant, yang dapat meyerap embun dalam jumlah besar. Namun demikian setiapnya hanya dapat menyerap jumlah pre-determined, dan saat titik jenuh tercapai, keefektifannya akan hilang.

Embun dalam konsentrasi yang lebih besar dari 14 juta per part/bagian akan merusak bagian dalam part pada system. Air bereaksi dengan Refrigerant-12 untuk membentuk hydrochloric acid (air keras) dan hydrofluoric acid. Makin besar kandungan embun dalam system makin berkonsentrasi/pekat asam corrosive-nya.  Asam merusak semua part metal internal – besi, tembaga dan alumunium melepaskan oksida ke refrigerant sebagai bahan asing yang sangat merusak kemampuan refrigerant dalam menyerap dan melepaskan panas.

Embun adalah musuh terbesar system ac. Jika system dipenuhi dalam waktu yang lama, maka kerusakan yang tidak dapat diperbaiki terjadi dalam system. Lubang pin akan dimakan/dirusak melalui evaporator dan coil condenser, pada akhirnya harus diperlukan suatu penggantian. Part alumunium akan dirusak, mengeroposkan kompresor, sementara valve dan fitting/perlengkapannya bias berkarat sehingga tidak dapat lagi digunakan.

Membersihkan embun dari sistem bisa menjadi masalah serius bagi tukang servis. Vacuum digunakan sebagai alat terbaik untuk membersihkan embun. Embun terbentuk dalam droplet menuju ke seluruh system dengan tekanan nol atau lebih tinggi. Ingatlah dengan tekanan nol, akan masih ada dalam system paling kurang pada sebagaian tekanan atmosfer, karena kita memompa system kedalam vacuum, tekanan dilepaskan dari droplet embun, dan menggantinya dari cair menjadi uap. Pompa vacuum kemudian membersihkan uap embun. Vacumm dengan inches (kPa) (bar) tercapai plus lama waktu system diarahkan ke vacuum dakan akan menentukan jumlah embun yang dibersihkan. Penggunaan pompa vacuum (Gambar. 2) diperlukan untuk membersihkan embun. Jangan menggunakan kompresor sebagai pompa vacuum.

Kompresor dingin dan dilubrikasi dengan refrigerant dan oli, namun saat dibersihkan/divacuum tidak ada yang bekerja. Resikonya dsangat tinggi karena itulah hindari penggunaannya.

Gambar 2.3 - Using A Vacuum Pump To Remove Moisture From The System
Gambar 2.3 – Using A Vacuum Pump To Remove Moisture From The System

Suatu system yang mengalami kontaminasi embun yang serius harus dipasangi filter berkualitas tinggi atau charge/isi dengan R-134a atau R-12 (tergantung sistemnya) perbaiki refrigerant dan tarik kedalaman vacuum 29 inches (737 mm) Hg minimum selama 30 menit.

Sistem yang terkontaminasi oleh embun dengan serius harus diganti dehydratornya sebelum pemompaan dilakukan. Pompa vacuum yang baik akan mengurangi embun dalam jumlah persentasi yang kecil. Embun yang tetap tersisa kemudian akan diserap oleh desiccant. Kemudian sistem dehidrasi/pengeringan akan mendinginkan unit sepuluh derajat atau lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: