PERANGKAIAN TURBOCHARGER

Prosedur Perangkaian

CATATAN:

Pastikan semua komponen turbocharger bersih dan bebas dari material asing sebelum pemasangan. Periksa semua komponen dan semua seal O-ring terhadap keausan atau kerusakan. Ganti komponen, jika perlu. Lumasi seal O-ring dengan tipis dengan pelumas yang akan disekat.

  • Letakkan shaft (7) pada posisinya di Tool (A). Pasang ring (11) dan bearing (10) di shaft (7)
  • Letakkan shroud (20) pada posisinya di shaft (7)
  • Letakkan gasket (21) pada posisinya di shroud (20). Pasang houisng assembly (12) di atas shaft (7).
  • Pasang bearing (19) di houisng assembly (12). Pastikan bahwa sisi perunggu dari bearing (19) menghadap ke atas.
  • Letakkan deflector (16) pada posisinya di atas sleeve (15).
  • Pasang ring (18) pada groove di sleeve (15). Tekan sleeve (15) ke dalam insert (14).
  • Pasang seal O-ring (17) pada insert (14).
  • Pasang insert (14), deflector (16), dan sleeve (15) sebagai satu unit di housing assembly (12)
  • Pasang ring (18) pada groove di housing assembly (12) dengan Tool (B).

CATATAN:

Jangan memberikan tekanan sisi pada shaft saat nut yang menahan compressor wheel di posisinya dikencangkan. Shaft bisa bengkok.

  • Letakkan compressor wheel (9) pada posisinya di shaft (7).
  • Pasang nut yang menahan compressor wheel (9) pada posisinya. Kencangkan nut hingga torque 19 + 2 Nm (166 + 15 lb.in).
  • Letakkan turbine housing (6) pada posisinya di Tool (C).
  • Letakkan cartridge assembly (8) pada posisinya di turbine housing (6).

CATATAN:

Pastikan tanda di turbine housing (6) sejajar dengan tanda di cartridge assembly (8).

  • Berikan 5P-3931 Anti-Seize Compound pada ulir bolt yang menahan cartridge assembly (8) ke turbine housing (6).
  • Pasang dua lock, dua plate, dan empat bolt (4) yang menahan cartridge assembly (8) ke turbine housing (6).
  • Kencangkan bolt (4) hingga torque 16 + 1 Nm (142 + 9 lb.in).
  • Bengkokkan lock melewati bolt (4).
  • Letakkan compressor housing (5) pada posisinya di cartridge assembly (8).

CATATAN:

Pastikan tanda di cartridge assembly (8) sejajar dengan tanda di compressor housing (5).

  • Berikan Anti-seize Compound pada ulir di bolt yang menahan compressor housing (5) ke cartridge assembly (8).
  • Pasang empat plate, delapan bolt, dan lockwasher yang menahan compressor housing (5) pada posisinya.
  • Kencangkan delapan bolt hingga torque 6,8 Nm (60,2 lb. in).

CATATAN:

Jaga agar semua part bebas dari kontaminan. Kontaminan dapat menyebabkan keausan dini dan memperpendek usia komponen.

  • Letakkan cartridge assembly (2) pada posisinya di turbine housing (1). Pastikan bahwa tandanya sejajar. Kencangkan clamp yang menahan cartridge assembly (2) ke turbine assembly (1) hingga torque 14 + 1,1 Nm (125 + 10 lb.in).
  • Letakkan compressor housing (4) pada posisinya di cartridge assembly (2). Pastikan bahwa tandanya sejajar. Kencangkan clamp (3) yang menahan compressor housing (4) ke cardtridge assembly (2) hingga torque 14 + 1,1 Nm (125 + 10 lb.in).
  • Lepaskan turbocharger dari Tool (A).

Prosedur Pemasangan

CATATAN:

Yakinkan bahwa semua komponen turbocharger bersih dan bebas dari material asing sebelum pemasangan. Periksa semua komponen dan semua O-ring seal dari keausan atau kerusakan. Ganti komponen, jika perlu. Lumasi O-ring seal denagn pelumas yang akan disekat.

Pembersihan Compressor Housing dan Compressor Wheel

Jika terdapat timbunan oli atau kotoran di compressor wheel, housing, atau connecting link, komponennya harus dibersihkan, jika tidak, performa maksimum (boost pressure) tidak bisa dipertahankan. Beberapa pabrik pembuat menyarankan pembersihan komponen ini setelah 50.000 mil (80.000 km) atau 1.000 jam operasi.

Saat melakukan servis terhadap komponen, compressor wheel harus diperiksa terhadap adanya torehan atau burr. Jika komponen compressor hanya tertutup sedikit kotoran atau oli, lepaskan hanya compressor housing. Hati-hati agar tidak merusak compressor wheel atau yang ada di dekatnya saat melepas housing. Gunakan hanya cairan pembersih logam yang direkomendasikan dan bulu sikat lembut atau sikat nilon untuk membersihkan komponen. Jangan pernah menggunakan larutan asam, sikat kawat, benda tajam, karena semua itu akan merusak komponen. Khususnya terhadap compressor wheel, karena dapat menghilangkan keseimbangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: