PIN PISTON SERVICE

pin akan berputar dalam rod dan piston) atau press-fit (piston pin ditekan dalam connecting rod namun memutar dalam piston). Setup lainnya telah dibuat namun tidak umum.

Selama servis piston dan connecting rod, periksa jarak piston ke piston pin pada floating dan pressed-in pin. Periksa fit piston pin-ke-connecting rod pada piston pin tipe floating. Pada pressed-in piston pin, piston pin harus terkunci dengan rapat dalam connecting rod. Untuk memeriksa jarak piston pin yang berlebihan, klemkan connecting rod I-beam dengan pelan dalam sebuah vice (tanggem). Tahan piston dalam satu posisi, ayunkan piston ke sudut kanan pada gerakan piston pin normal. Jika gerakan/play-nya dapat dideteksi, the piston pin, connecting rod bushing, atau lubang piston aus. Telescoping gauge yang kecil dan outside micrometer harus digunakan untuk mengukur keausan part yang tepat setelah piston pin dilepas.

Free-floating piston pin service

Untuk melepaskan free-floating piston pin dari piston, gunakan snap ring plier (tang) untuk menekan dan melepas snap ring pada tiap ujung piston pin. Kemudian, dorong atau tekan keluar piston pin daro piston dengan ibu jari. Brass drift dan pukulan ringan palu mungkin perlu. Lihat gambar 10-12.

Jika piston pin aus, maka harus diganti. Jika lubang piston pin dalam piston ukurannya lebih besar dari spesifikasi, gantilah pistonnya. Lubang piston pin juga bisa diperlebar. Maka piston pin yang telah diperbesar dapat digunakan. Pelebaran lubang piston pin biasanya dilakukan dengan alat bengkel.

Pressed-in piston pin service

Untuk melepaskan pressed-in piston pin, anda perlu menggunakan penekan dan driver setup yang sama dengan seperti pada gambar 10-13. Gunakan pelindung mata dan pastikan piston terpasang dengan benar.

Ukur piston pin keausan lubang piston pin. Bandingkan sesuai spesifikasi dan ganti atau perbaiki part jika perlu. Banyak bengkel kendaraan mengirim piston yang baru dan piston pin ke bengkel untuk fitting (pengasahan / pengikisan lubang piston pin untuk mendapatkan jarak/celah yang tepat).

PEMASANGAN PISTON PIN

Sebelum memasang piston pin, pastikan piston menghadap ke arah kanan sesuai dengan connecting rod. Biasanya, piston memiliki bentuk tanda yang sama pada headnya yang harus mengarah ke bagian depan engine. Lihat gambar 10-12.

Connecting rod mungkin memiliki satu tepi atau pinggiran dengan ujung lubang chamfer yang besar (face diluar journal journal pada engine tipe V). Connecting rod bisa juga memiliki lubang semprot oli atau sejumlah connecting rod yang harus hanya menghadap satu arah. Periksa buku manual kendaraan sebagai petunjuk.

Untuk menghidupkan pressed-in type piston pin, masukkan ke lubangnya dan pukul dengan brass hammer. Kemudian, tekan sekali untuk mendorong piston pin kedalam piston. Connecting rod small end harus ditengah pada pin.

Setelah mendorong floating type piston pin kedalam piston, pasang snap ring untuk mengamankan piston pin. Periksa dua kali agar snap ring sepenuhnya berada dalam ulirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: