Memahami Cara Kerja Pompa Hidrolik dan Motor Hidrolik

Pompa hidrolik

Pompa hidrolik merubah energi mekanikal ke energi hydraulic. Pompa mengambil energi dari sumber seperti engine, electric motor dan lain sebagainya dan merubahnya ke dalam energi hidrolik. Pompa mengambil oli dari tangki hidrolik dan mengalirkan ke dalam hydraulic sistem. Semua pompa menghasilkan flow oli dengan cara yang sama. Vacuum akan terjadi pada inlet dari pompa. Tekanan udara luar atau tekanan oli dalam tangki akan menekan oli masuk ke dalam saluran inlet dari pompa. Gear pump akan mengalirkan oli keluar ke bagian outlet dari pompa. Jumlah volume dalam bagian outlet akan mengecil dan oli akan mengalir ke outlet sistem hydraulic.

Pump hanya menghasilkan flow (gallon per menit, liter per menit, cubic centimeter per revolution dan lain sebagainya) yang digunakan dalam hydraulic sistem. Pump tidak menghasilkan tekanan. Tekanan akan timbul akibat dari aliran oli yang dihambat. Hambatan dapat menyebabkan aliran oli mengalir melalui hose, oriffice, fitting, cylinder, motor, atau yang lainnya dalam sistem yang tidak menghalangi aliran yang akan menuju ke tank. Pump dapat diklasifikasikan dalam dua tipe, yaitu : Non-Positif Displacement dan Positif Displacemet.

Gear motor

Motor Hidrolik

Hydraulic motor merubah energi hydraulic menjadi mekanikal energi. Hal ini terjadi karena aliran dari oli hydraulic yang dialirkan oleh pump dan dirubah dalam gerakan memutar dalam motor dan diteruskan ke alat lainnya seperti final drives, wheel differential, fan, pump yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: