Prosedur Vacuum

Install Gauge

  1. Hubungkan manifold gauges set ke service port dekat dengan compressor. Service port untuk pengisian berada dekat dengan refrigerant lines. Hubungkan low pressure hose ke service port sisi suction dari compressor. Hubungkan high pressure ke service port sisi dischargenya compressor. Pastikan untuk pemasangannya valve coupler-nya diputar berlawanan arah jarum jam
  2. Putar pressure valve searah jarum jam dan pastikan kedua pressure valve di manifold gauge pada posisi tertutup.
  3. Tempatkan kain /majun bersih pada charging fitting hose saat akan melepaskan gauge manifold set. Ini untuk mencegah semburan oli kompresor. Buka low pressure valve pada gauge set setengah putaran. Biarkan valve tebuka 2 sampai 3 detik, dalam hal ini untuk flush air/membuang tekanan angin pada low pressure hose. Dan juga flush udara pada gauge set.  Tutup low pressure valve pada gauge set.

Ulangi process ini pada sisi high pressure valve. Sekarang charging hose yang berwarna kuning siap untuk dihubungkan ke vacuum pump.

  1. Low Pressure Valve Biru
    • High Pressure Valve Merah
    • Charging, recovery, Vacuum Hose Kuning
    • Compressor Block Fitting Discharge
    • Compressor Block Fitting Suction
    • Service valve Discharge
    • Service Valve Suction
    • Vented Exhaust Valve
    • Line Dari Condenser
    • Line Dari Evaporator

Vacuum System

  1. Periksa level oil di vacuum pump. Tambahkan oil jika kurang. Jika oil Nampak kotor atau terkontaminasi dengan air atau lainnya ganti oil vacuum pump. (Oil harus diganti secara teratur untuk memastikan vacuum pump selalu dalam kondisi kerja yang paling baik. Tiap 10 jam kerja adalah standarnya).
  2. Hubungkan charging hose yang kuning (3) ke inlet fitting pada vacuum pump.
  3. Hidupkan vacuum pump dan buka valve pada vacuum pump secara perlahan.
  4. Buka low pressure valve perlahan (1) sehingga sisa-sisa pressure dalam sistem AC tidak member pressure vacuum pump dan mengakibatkannya rusak. Putar valve berlawanan sampai benar-benar terbuka.
  5. Jalankan vacuum pump selama 5 menit hanya dengan valve sisi suction/low terbuka dan pastikan low dan high pressure gauges drop/turun tekanannya secara seimbang/sama untuk mengindikasikan tidak ada kebuntuan/sumbatan di dalam system AC. Setelah yakin sistem OK, high side valve kemudian dapat dibuka untuk menarik sebuah vacuum dari kedua sisi.
  6. Operasikan vacuum pump sampai low pressure gauge mengindikasikan tekanan/pressure diatas 29.2 dalam hg atau dibawah 20,000 Microns (20 Torr) dan teruskan sampai sekitar 15 menit. (Hal ini akan menghasilkan titik didih air sekitar 20 derajat C). Setelah vacuum di dalam system mencapai angka tersebut, tutup manifold set valve (1&2) kemudian tutup vacuum pump valve dan matikan. Biarkan switch off selama 15 sampai 20 menit dan pastikan jarum penunjuk tidak bergerak mengindikasikan kebocoran.
  7. Jika jarum tidak bergerak, kemudian lanjutkan pem-vacuum-an selama 60 menit. Catatan: Untuk setiap 305 m (1000 ft) diatas permukaan laut, turunkan spesifikasi yang diperlukan 3 kPa (1 dalam hg). Karena elevasi meningkat maka vacuum yang diperlukan berkurang.
  8. Jika vacuum spesifik tidak dapat dihasilkan atau jarum pengukur bergerak, sistem mungkin mengalami kebocoran. Uji tekanan dalam sistem dengan nitrogen sampai 250 psi dan periksa kebocoran dan perbaiki sebagaimana diperlukan. Periksa lagi semua seal dalam semua gauge set hose untuk kerusakan dan kemudian ulangi proses vacuum lagi dari langkah pertama. Catatan: Prosedur evakuasi mengeluarkan udara dan moisture dari sistem. Jangan gunakan vacuum pump hanya untuk mengetahui kebocoran sistem.
  9. Setelah sistem benar-benar vacuum/hampa, maka ia siap untuk injeksi oil dan/atau re-charge atau pengisian Freon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: