Syarat – Syarat Khusus Safety Bekerja Pada Cooling System

Peringatan

Sistem pendingin beroperasi mencapai tekanan 150 kPa (22 psi) dan  temperatur kerja mencapai 110°C (230°F). Perhatian yang khusus diperlukan ketika bekerja pada system pendingin untuk mencegah terjadinya cidera.

Hal ini umum untuk engine yang terpasang dengan temperature controlled fans yang mana dapat berputar tanpa adanya peringatan. Kehati – hatian sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada pekerja.

Ketika memeriksa ketinggian coolant pada engine yang panas, perhatian yang khusus diperlukan pada saat membuka radiator cap. Penurunan tekanan yang tiba – tiba pada engine yang beroperasi pada temperatur operasi menyebabkan coolant mendidih dan menimbulkan uap. Uap ini dapat menyebabkan luka bakar serius.

Sebelum melepas tutup radiator atau melepas komponen lainnya dari system pendingin yang panas :

  • Biarkan system menjadi dingin kurang lebih dua jam, atau gunakan tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya luka bakar.
  • Lindungi tangan dengan sarung tangan atau kain lap yang tebal.
  • Berdiri pada sebelah sisinya dan jangan membungkuk di atas radiator.
  • Putar dan buka tutup untuk langkah pertama (safety stop).
  • Tunggu tekanan turun.
  • Tekan radiator cap dan putar untuk melepasnya.
  • Beberapa radiator cap mungkin dipasang dengan sebuah tombol atau lever untuk membuang tekanan dalam sistem. Ikutilah petunjuk pada Service Manual.
  • Sebelum melepas hose, khususnya hose di bagian bawah, pastikan temperatur coolant tidak panas. Temperatur pada sisi luar hose akan lebih rendah daripada temperatur coolant sebenarnya sehingga perlu hati – hati dalam memeriksa temperatur hose dan coolant.

Komponen Yang Berputar

Berhati-hatilah ketika bekerja dekat dengan komponen yang berputar. WASPADALAH. Pastikan tidak memakai pakain yang robek, rantai yang terjuntai atau berambut panjang karena dapat menyebabkan tangan atau bagian tubuh yang lain terseret ke dalam komponen engine yang berputar.

Safety Dalam Penggunaan Coolant

  • Corrosion inhibitor dan larutan antifreeze mengandung ethylene glycol dan unsur pokok pembentuknya adalah toxic.
  • Untuk mempertimbangkan penanganan yang aman untuk larutan ini, berikut ini tindakan pencegahan yang perlu diperhatikan :
    • Jagalah ventilasi yang cukup dan jangan menghirup uap.
    • Penghalang tidak boleh berada di dalam. Jangan letakkan hose pada mulut anda ketika sedang menuangkan dan mulai menyedot atau mulai menghirup atau menuang coolant menggunakan jari anda dan air diisikan ke hose.
    • Jika terjadi percikan ke kulit, bersihkan segera.
    • Jika pakaian terpercik, gantilah dan cucilah sebelum digunakan kembali.
    • Jangan menumpahkan coolant pada cat kendaraan, cucilah dengan segera dengan menggunakan air.
    • Cegahlah tertumpahnya inhibitor atau larutan antifreeze ketika sedang memperbaiki system pendingin dengan mengurasnya ke dalam sebuah wadah yang bersih.

Pembuangan Coolant

Coolant tidak boleh dibuang ke dalam laut atau selokan karena coolant mengandung racun yang berbahaya untuk laut dan tumbuhan. Coolant ditampung dan melalui proses pengolahan limbah sebelum dibuang. Mengacu pada peraturan pemerintah tentang prosedur pembuangan limbah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: